Selayang Pandang

Madrasah Aliyah Negeri Cijantung Kabupaten Ciamis awalnya bernama Madrasah Aliyah Al-Islam Cijantung berdiri pada tahun 1988, sebagai respon atas diterbitkannya peraturan pemerintah yang mengalihfungsikan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) menjadi Sekolah Menengah Atas (SMA). Pengurus Yayasan Pendidikan Al-Islam pada saat itu dimotori oleh KH. Drs. Asep Saefulmillah dan KH. Drs. Ahmad Hidayat, SH (putra Almarhum Almaghfurlahu KH. Moch. Sirodj) mendirikan MA Al-Islam untuk mengganti keberadaan SPG AL-Islam. MA Al-Islam berdiri 2 tahun setelah MTs Al-Islam (sekarang MTs Harapan Baru) didirikan, dengan harapan lulusan dari MTs Al-Islam dapat melanjutkan ke MA Al-Islam Cijantung.
Bapak KH. Drs. Ahmad Hidayat, SH merupakan Kepala Madrasah pada saat itu, kemudian pada tahun 1995 terjadi pergantian kepemimpinan (Kepala) dari Bapak KH. Drs. Ahmad Hidayat, SH kepada KH. Drs. Holil Rohman (juga putra Almarhum Almaghfurlahu KH. Moch. Sirodj) yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala MTs Al-Islam Cijantung.
Seiring dengan perkembangan zaman, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas madrasah, pada tahun 1997 MA Al-Islam beralih status dari madrasah swasta menjadi madrasah negeri dengan nama Madrasah Aliyah Negeri Cijantung, berdasarkan KMA No. 107 Tahun 1997 tanggal, 17 Maret 1997. Namun demikian MAN Cijantung tetap berkomitmen sebagai madrasah berbasis pesantren sehingga MAN Cijantung Kabupaten Ciamis menggunakan sistem pembelajaran Boarding School dengan nama Program Madrasah Model Berasrama Program Unggulan Tadris Al-Qur’an (The Model of Islamic Boarding School Based Tadris Al-Qur’an as Excellent Program) serta mewajibkan semua siswanya tinggal di Pondok Pesantren Al-Qur’an Cijantung.
Kemudian MAN Cijantung Ciamis terus berkembang, baik secara kualitas mapupun kuantitas, hal ini dapat dilihat dari tingginya minat masyarakat untuk mendaftarkan putra-putrinya bersekolah di MAN Cijantung serta dapat diterimanya lulusan MAN Cijantung di beberapa perguruan tinggi terkemuka seperti : UI, UNPAD, IPB, UNSUD, UPI, UIN dan lainnya.
Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas peserta didik, MAN Cijantung terus melengkapi sarana prasarana seperti Ruang Kelas yang representatif, Laboratorium IPA, Laboratorium Kamputer, Laboratorium Bahasa ber AC, Perpustakaan ber AC san sarana Olah Raga. Serta untuk menyalurkan minat dan bakat para siswa, MAN Cijantung juga menyediakan kegiatan ekstra kulikuler seperti : Pramuka, Paskibra, PMR, KIR, Englis Club, serta penyaluran bakat bidang Kesenian, Keterampilan, Olah Raga, dll.
MA Negeri Cijantung merupakan madrasah berbasis pesantren, secara struktural madrasah ini dibawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia karena status Negeri-nya, tetapi secara historis madrasah ini berada di lingkungan pesantren dan memang lahir di lingkungan pesantren sehingga salah satu cirik hasnya adalah semua siswa nya WAJIB MONDOK DI PONDOK PESANTREN AL-QUR'AN CIJANTUNG.
Seiring perjalanan wakut, pemerintah melalui Kementerian Agama RI menerbitkan KMA Nomor 212 Tahun 2015 tentang Perubahan Nama Madrasah Aliyah Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Provinsi Jawa Barat, MA Negeri Cijantung menjadi salah satu madrasah yang mengalami perubahan nama menjadi MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 CIAMIS.

Apakah Website sekolah ini bagus ?
Bagus sekali
Bagus
Kurang Bagus
Tidak Bagus
 
345904 Total Hits Halaman
81733 Total Pengunjung
283 Hits Hari Ini
185 Pengunjung Hari Ini
1 Pengunjung Online